Welcome to Rahmat Documents

Terima kasih anda telah mengunjungi blog saya!
Semoga info yang ada Bermanfaat bagi anda





KLIK disiNI JUga yah!!!!!

Minggu, 01 November 2009

PENDEKATAN PRILAKU DALAM BELAJAR

A. Kondisioning klasik dan kondisioning peran Behavioristik.
Belajar dalam teori ini adalah perubahan dalam tingkah laku sebagai akibat dari interaksi antara stimulus dan respon, atau belajar adalah perubahan yang dialami siswa dalam hal kemampuannya untuk bertingkah laku dengan cara baru sebagai interraksi antara stimulus dan respon.
B. John B Watson
Menurut thordik Watson bahwa adanya stimulus dan respon tersebut harus berbentuk tingkah laku yang bisa diamati atau perubahan mental yang mungkin terrjadi dalam belajar dan mengabungnya sebagai faktor yang tdak perlu diketahui.
C. Edward L. Thordike
Menurut thordike belajar adalah proses interaksi antara stimulus (piukiram, perasaan, atau gerakan) dan respon (bisa berentuk pikiran perasaan atau gerakan) bahwa perubahan tingkahlaku itu berupa sesuatu yang kongrit (dapat diamati) atau non kongrit (yang tidak dapat diamati)
D. Teori belajar sosial
Belajar sosial adalah belajar dengan adanya interaksi antara individudengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok(belajr denga peniruan tingkah laku)
Menurut teoti belajar sisoal hal yang amat penting adalah kemapuan individu untuk mengambil intisari informasi dari tingkah laku orang lain. Memutuskan tingkah laku mana yang kan diambil.
Asumsi dasar teori ini adalah:
1. Hakekat belajar dalam latar alami
2. Hubungan belajar dengan lingkungan.
3. Defenisi dari apa yan dipelajari
Hakiakat belajar menurut teori belajar sosial bandura bermulai dari belajar imitatif. Tingkah laku dan lingkungan itu dapat diubah dan tak satupun merupakan penentuan utama dari terjadinya perubahan tingkah laku.
Bandura berpendapat bahwa paham belajar sosial orang tidak didorong tetapi dari adanya stimulus-stimulus yang berasal dari lingkungan dan timbulnya respon dari individu.
Bagan Hubungan Segita Antara lingkungan
Faktor Pribadi, dan tingkah laku



E. Konstruktivitis
bahwa belajar dari pengalaman yang dialami oleh individu, kemudian dari pengalaman itu individu bisa mencari merangkai dari beberapa pengalaman tersebut sehingga bisa diambil suatu generalisasi. Para ahli konstuktivis berpandangan bahwa pengetahuan dipandang sebagai suatu proses pembentukan yang terus menerus berkembang dan berobah,
F. Psikologi Humanistik.
Belajar humanistic yaitu belajar yang timbul atas kemanusiaan itu sendiri/ dari pengalaman, kemauan dari individu tanpa adanya stimulus dan respon. Teori ini menekanakan kepada pentingnya isi dari proses belajar dalam bentuk yang paling ideal. Aplikasinya adalah menetukan tujuan instruksional menentukan materi pelajaran, mengidentifikasi entry behavior siswa. Mendisai wahana, membinmbing siswa belajar aktif dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

harap anda mengisi komentar